Fakta Pemberian Vaksin Hepatitis A untuk Dewasa dan Anak


Infeksi hepatitis A merupakan salah satu penyakit yang timbul akibat virus hepatitis tipe A yaitu HAV. Penyebarannya sangat cepat dan yang membuatnya berbahaya adalah merusak fungsi hati. Ketika sudah terjadi komplikasi dapat menimbulkan kematian. Infeksi akibat virus ini hanya bisa dicegah dengan pemberian vaksin hepatitis A kepada anak-anak dan orang dewasa.

Anak-anak yang terinfeksi virus ini sebagian besar tidak memperlihatkan gejala. Namun seiring dengan pertumbuhannya akan muncul gejala seperti sakit perut cukup parah yang disertai diare. Gejala munta, lemas hingga nyeri pada persendian. Jika tak ingin terinfeksi dengan virus ini, sebaiknya datangi tempat vaksin Surabaya terdekat. Anda bisa mendapatkan saran dokter kapan bisa memperoleh vaksin. 

Fakta Vaksin Hepatitis A dari Manfaat hingga Efek Sampingnya

Merk vaksin hepatitis A yaitu Twinrix cukup sering digunakan, di dalamnya juga terdapat kombinasi dengan vaksin hepatitis B. Merk vaksin ini sudah disetujui FDA dari tahun 2001.  

Vaksin harus sesegera mungkin diberikan kepada anak-anak, seseorang yang memiliki rencana berwisata ke luar negeri. Perlu juga diberikan kepada orang yang daya tahan tubuhnya rendah dan mudah terserang virus. 

Bagi ibu hamil. vaksin hepatitis A mungkin saja diberikan jika kondisinya memungkinkan. Dokter akan memberikan saran khusus untuk pemberian vaksin kepada ibu hamil. Ada beberapa fakta mengenai vaksin hepatitis tipe A ini. Baik itu kapan harus diberikan hingga efek sampingnya. 

1. Jadwal pemberian vaksin yang benar

Jadwal vaksin hepatitis A anak adalah dua kali. Vaksin pertama diberikan pada saat anak masih berusia dua tahun. Kemudian vaksin diulangi dalam jangka waktu 6-18 bulan kemudian, tepatnya saat anak berusia 2 hingga 4 tahun. Sedangkan jadwal vaksin hepatitis A dewasa juga sama yaitu diberikan sebanyak dua kali. Jarak pemberiannya antara dosis pertama dan kedua adalah 6 hingga 18 bulan. 

Tak ada batasan berapa usia orang dewasa yang bisa mendapatkan suntikan vaksin. Hanya saja orang dewasa bisa mendapatkan vaksin jika sebelumnya belum pernah menderita penyakit cacar air. Selain itu sebelumnya juga belum pernah mendapatkan vaksin ini. 

2. Larangan pemberian vaksin

Walaupun vaksin ini dianjurkan untuk diberikan hampir ke setiap umur, tapi juga ada larangannya. Beberapa orang dilarang mendapatkan vaksin jika memiliki kondisi tertentu. Kondisi yang dimaksud adalah menunjukkan reaksi alergi yang berat hingga mengancam jiwa. Dilarang juga jika orang mengalami sakit parah ketika jadwalnya imunisasi. 

3. Orang yang wajib mendapatkan vaksin

Ada juga beberapa kondisi orang yang wajib mendapatkan vaksin hepatitis A karena beberapa kondisi. Pertama sering kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi hepatitis A. Kedua sedang menggunakan obat-obatan terlarang atau menjalani pengobatan karena kelainan darah contohnya hemofilia. Orang yang memiliki penyakit hati kronis yakni hepatitis B atau C juga membutuhkan vaksin ini. 

4. Efek Samping penggunaan vaksin

Setiap pemberian vaksin selalu ada resikonya, hanya saja efek samping yang dimiliki oleh setiap orang akan berbeda-beda. Beberapa reaksi umum yang dialami adalah demam, merasa lelah, nyeri kepala dan muncul nyeri di area yang disuntik. Efek ini biasanya hanya akan terjadi dalam beberapa hari dan akan hilang dengan sendirinya. 

Jika Anda saat ini sudah memiliki anak dan belum mendapatkan vaksin hepatitis A sebaiknya segera berikan. Apalagi jika Anda sebelumnya juga tidak pernah mendapatkan suntikan vaksin ini. Untuk mengetahui di manakah lokasi poliklinik vaksin terdekat, Anda bisa memanfaatkan fitur dari halodoc.